Here We Go Bells!

Diary

Lulus!

—Satu kata, berjuta arti. Alhamdulillah.

Kalau disuruh mendeskripsikan apa itu ‘Rumah Sakit’ yang terlintas di kepala saya malah gambaran raut-raut wajah cemas, perawat-perawat yang hilir mudik tak henti-hentinya tersenyum, calon-calon dokter yang membantu pasien, dan suara sirine ambulans. Aroma khasnya alkohol, karbol, dan suara roda berjalan. 

Katanya; “Di Rumah Sakit itu antri… Antri untuk mendapatkan yang terbaik.”


Pilihan terbaik di Rumah Sakit kan hanya dua; Sembuh atau Pergi.

Random

  • Ceritanya mau nungguin adzan tapi ngga ngerti mau ngapain, jadi online YM dan...
  • Nilam Permata: "Alay banget sih anak SMA jam segini masih online aja."
  • Bella Antika: "WAAA! KANGEN! :"| "
  • Nilam Permata: "Jomblo, dek?"
  • Bella Antika: "Asyem."
  • Nilam Permata: "Ngapain jam segini online, ndes?"
  • Bella Antika: "Ketagihan lagu nih. Candu asmara banget~"
  • Nilam Permata: "Bagus?"
  • Bella Antika: "Jwelaas!"
  • Nilam Permata: "Copy-in link donlotnya."
  • Bella Antika: "AKUU AKUU TAK BISAA TAK BISAA PINDAAH PINDAA KE LAIIINNN HATIII~"
  • Nilam Permata: "Aku ngantuk. Duluan ya."
  • Bella Antika: ".............................."
  • Biarin aja itu ibu ibu muda. Ngga gaol emang. Kalian aja yang donlot lagunya Groovinstreet yang judulnya Tak Bisa Pindah, sini. *kok promosi* SERIUSAN TAPINYA, CANDU! ="))="))

Bocah itu; Yang masih cari koloni untuk memusuhi hal yang dirasakan diri sendiri. Marah tanpa alasan. Menangis meraung-raung hanya karena dikalahkan untuk hal sepele.

—Iya, itu bocah. Yang bahkan kirim email dan ngga ngabarin tapi maunya dibalas secepat kekuatan cahaya melesat. Yakali, orang bisa 24 jam stand by nunggu email situ.

Semangat menggelora di awal, belum juga selesai apa yang diinginkan, ujungnya bersambung atau malah putus di tengah jalan.

—Manusiawi. Pft.

Katanya, sabar itu ada batasnya. Nah, kalau begitu, tak bisa dibilang sabar juga, kan?

—Ya kalau terus-terusan disuruh sabar, manusia macam apa yang bisa sabar, eh?